pembimbing raksasa Spanyol Real Madrid

Daripada si pembimbing kesebelasan raksasa Spanyol Real Madrid, Carlo Ancelotti yang menyampaikan dalih daripada kegagalan timnya dalam kala melawan Atletico Madrid untuk laga leg ke 2 Piala Super Spanyol, Sabtu pagi buta hari tadi, (23/8/14). Ancelotti melepaskan pertimbangan kalau timnnya sedang tidak berhasil buat siap menguasai dari jalannya laga di leg ke-2 tersebut setelah mereguk pada leg perdana di kandang Santiago Bernabeu cuma memperoleh skor 1-1. Pandangan yg tersedia atas Ancelotti, Los Blancos yang sebetulnya sudah bermain mendominasi memilikinya putaran pertama dalam rivalitas yg di selenggarakan dalam Vicente Calderon ini. Akan tetapi masih disayangkan bahwa masalah itu tdk mampu bagi siap di lanjutkan dalam babak ke-2.test1

“Aku dengan ngerasa, kami udah banyak kemusnahan control pertunjukkan. Kami yg mengempik penuh penguasaan bola, di mana kami mengutarakan ada di bagian kedua sudah tampak semakin bagus. Utk bagian yang ke 2, segenap pertentangan memerankan semakin rumit lagi. Serta makin buruknya kami membiarkan mereka bertahan sebagaimana yg mereka inginkan, ” ujar dr Ancelotti diantaranya dikutip Football Espana.

Lelaki yang berasal daripada Italia ini, menyampaikan sambungan jika memilikinya salah satu keterangan kok dr Cristiano Ronaldo benar-benar tak di mainkan sejak awal. Keadaan daripada tokoh Portugal itu telah di nilainya sedang belum fit 100 bayaran, oleh karena itu tidak hendak agaknya siap bermain maksimum 90 menit.

“Memang Ronaldo sudah di cadangkan terlebih dahulu sebab dirinya tidak mungkin utk bisa bermain sepanjang 90 menit. Saya yg terpegun untuk memainkannya berada pada babak ke 2, pada saat dari tempo sudah mulai melambat, ” ujar dr pria yang beradarah daripada Italia ini.

Sesudah itu Atletico yg mampu guna memerankan juara Piala super Spanyol setelah menang pada skor tipis 1-0 buat Real Madrid berada di leg ke-2. Gol pagi buta yg di ciptakan saat menit 2 pada ronde pertama oleh Mario Mandzukic menyampaikan mereka mengangkat tropi itu. Kegagalan ini udah menciptakan impian Madrid buat sabet enam gelar hancur lagi. Namun dimusim baru itu Real Madrid telah menitikberatkan untuk mempertahankan gelar.

Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.